Beberapa faktor yang dapat menimbulkan motivasi kerja guru, baik yang bersifat motivator maupun faktor lainnya yang berada di lingkungan kerja guru dalam mengembangkan kurikulum yang berlaku di sekolah.
a. Tanggungjawab Terhadap Tugas
Sebagai konsekuensi atas jabatan yang diemban guru, maka seorang guru akan mempunyai sejumlah tugas yang harus- dilakukan sesuai jabatannya. Beban tugas ini berkaitan dengan kuantiti dan kualiti tugas yang diberikan guru. Dengan demikian, berat ringannya beban tugas yang ada pada guru akan mempengaruhi usaha-usahanya dalam bekerja sesuai kemampuannya.
Tanggung jawab dapat diertikan sebagai suatu tuntutan yang ada dalam diri seseorang untuk melaksanakan tugas yang menjadi kewajibannya. Guru yang bertanggung jawab terhadap tugasnya, akan selalu berusaha melaksanakan tugas-tugas yang menjadi kewajibannya dengan sebaik-baiknya dan penuh kesungguhan.
b. Minat Terhadap Tugas
Minat (interest) adalah dorongan untuk memilih suatu objek atau tidak memilih objek lain yang sejenis. Objek minat dapat berupa benda, kegiatan, jabatan atau pekerjaan, orang, dan lain- lain. Sedangkan minat diekspresikan dengan perasaan suka atau tidak suka terhadap objek.
Untuk mengetahui minat seseorang terhadap sesuatu objek dapat diketahui dengan memperhatikan apa yang ia tanyakan, apa yang ia bicarakan pada waktu-waktu tertentu, apa yang ia baca, dan apa yang ia gambar atau lukis secara spontan. Oleh karena itu, minat guru terhadap tugasnya dapat dilihat dari kerajinan dalam bekerja, mendalami tugas yang diberikan, dan menerima tugas-tugas dengan perasaan senang.
c. Penghargaan atas Tugas
Penghargaan atas suatu jabatan yang dicapai guru dalam bekerja merupakan salah satu motivasi yang mendorongnya bekerja lebih baik. Hadari Nawawi mengatakan bahawa penghargaan, penghormatan, pengakuan, serta perlakuan terhadap karyawan pendidik sebagai subyek atau manusia yang memiliki kehendak, pikiran, perasaan dan tain-lain sangat besar pengaruhnya temadap moral kerja mereka.
Adanya penghargaan terhadap tugas, dapat menyebabkan munculnya rasa cinta dan bangga terhadap tugas-tugas yang diberikan. Buat apa seseorang menjadi guru kalau dia sendiri tidak menyenangi pekerjaan itu". Meskipun, dalam kenyataannya masih sulit ditemukan seorang guru yang benar-benar bangga terhadap jabatannya sebagai guru.
Thursday, August 2, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment